Kenali 5 Mitos Parenting yang Salah

Diposting pada

Kenali 5 Mitos Parenting yang Salah

Sebagai orangtua baru, wajar bilamana Anda mengalami keadaan bingung saat mengasuh anak. Apalagi, bila tidak terdapat orang terdekat yang benar-benar paham soal teknik mengurus anak. Bagi itu, ada tidak sedikit orangtua baru yang lantas mencari informasi di Internet, atau bertanya pada mereka yang pernah mengurus anak.

Sayangnya , tidak seluruh informasi tentang parenting tersebut benar. Nyatanya, ada tidak sedikit mitos parenting yang menyesatkan dan malah tidak berguna untuk anak. Nah, tidak boleh sampai kita salah mengasuh anak dengan sekian banyak macam mitos parenting yang salah, ya. Kenali sejumlah mitos yang usahakan tidak kita percayai:

Susu dan Gula Membuat Anak Hiperaktif

Ada tidak sedikit orangtua yang percaya bahwa mengonsumsi gula dan susu rumus akan menciptakan anak menjadi hiperaktif dan tidak dapat fokus. Mitos parenting  https://www.studybahasainggris.com/ yang satu ini jelas salah. Pasalnya, situasi hiperaktif tidak bersangkutan dengan apa yang dikonsumsi anak.

Namun, kita memang jangan berlebihan menyerahkan susu rumus dan gula. Bukan berhubungan soal masalah hiperaktif, banyak sekali gula dan susu rumus akan menciptakan gula darah anak bertambah dan berpotensi memunculkan obesitas pada anak.

Anak yang Terlalu Banyak Digendong Akan “Bau Tangan”

Kabarnya, lebih baik anak tidak boleh digendong terus menerus sebab akan membuatnya ketagihan “bau tangan” alias tidak inginkan lepas dari gendongan sebab hipnotis tangan. Ini tidak tepat, sebab Anda tetap dapat kok, teratur menggendong anak ketika dia sedang kecil hati tanpa ketakutan bahwa anak bakal ketagihan.

Justru, bila anak tidak jarang kali didiamkan ketika sedang sedih, dia bakal merasa kehilangan sandaran hidup. Anak merasa bahwa dia tidak berharga untuk Anda dan ini bakal membuatnya jadi rendah diri.

Lampu Kamar Harus Mati dan Suasana Hening Jelang Tidur

Kondisi lampu kamar yang mati dan keadaan yang sepi dirasakan sebagai sebuah hal yang wajib diisi saat anak bakal tidur. Memang, situasi tersebut akan menciptakan anak gampang rileks ketika tidur. Namun bukan berarti lampu kamar mesti tidak jarang kali dimatikan.

Anak-anak pun semestinya dilazimi untuk istirahat dalam suasana yang tak terlampau gelap. Ini akan menciptakan mereka jadi gampang beradaptasi dengan cahaya dan dapat tidur dalam suasana apa pun. Nah, Anda dapat menggunakan lampu istirahat dengan cahaya kuning yang tidak terlampau gelap, ya.

ASI Tidak Keluar, Bisa Diganti Madu

Ada sejumlah ibu baru yang ASI-nya memang tidak langsung keluar. Hal ini juga sontak menciptakan mereka menjadi panik dan fobia bahwa anak bakal kelaparan. Kemudian, terdapat saran bahwa bilamana ASI belum keluar, berikan saja setetes madu.

Ini mitos yang tak melulu salah, tetapi pun mematikan. Pasalnya, madu paling berbahaya untuk bayi yang baru lahir. Madu bahkan bisa merusak pencernaannya. Di samping stimulasi ASI, lebih baik Anda memakai susu rumus daripada menyerahkan madu.

Ibu Harus Bersama Anak 24 Jam

Ini mitos yang tidak sepenuhnya benar. Anak memang memerlukan waktu berbobot bersama https://www.bahasainggris.co.id/ orangtuanya. Apalagi, bila anak kita sedang mengonsumsi ASI. Namun, bukan berarti seorang ibu mesti menemani sang anak sekitar dua puluh empat jam.

Anak juga perlu waktu bareng ayah, nenek, dan sebagainya. Sementara itu, sang ibu pun membutuhkan me-time guna menjaga situasi jiwa dan fisik supaya tetap stabil. Meski begitu, anak tetap mesti dipantau oleh orang yang bertanggung jawab, di mana juga dia berada.

Nah, itulah sejumlah mitos parenting yang usahakan tidak diyakini karena tak terbukti secara ilmiah. Yuk, jadi orangtua arif mulai sekarang.