Pola Asuh Anak

Pola Asuh Anak : Mau tau cara menenangkan buah hati yang hiperaktif?

Diposting pada

Pola asuh anak hiperaktif perlu juga dipelajari lho moms. Banyak anak yang semakin bertambah usia tingkahnya semakin banyak, aktif berbicara dan tidak bisa diam. Bagi orangtua yang memiliki anak hiperaktif memang menguras tenaga dan pikiran dalam mengasuhnya.

Jika hal ini tidak terkontrol denga baik, perilaku ini tentu merugikan diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Karena, terkadang si kecil tidak bisa memperkirakan dampak akibat dari perilakunya. Penting sekali bagi orang tua menerapkan pola asuh anak hiperaktif.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol perilaku anak anda dengan menerapkan pola asuh anak hiperaktif yang baik dan benar. Sebagai orangtua kita patut untuk lebih berhati-hati dalam mendidik anak yang hiperaktif. Berikut beberapa cara pola asuh anak hiperaktif yang dapat dilakukan orangtua untuk menenangkan anak :

1.       Mengatur pola hidup

Kita perlu membuat pola yang terstruktur dan perintah yang jelas untuk anak yang hiperaktif, karena mereka cenderung memiliki sifat cepat cemas dan bingung melakukan apa yang harus dilakukan.

Maka dari itu, buat aktifitas sederhana yang terjadwal di rumah anda. Misalkan kapan waktu tidur, kapan waktu bangun, kapan waktu sarapan dan kapan waktu makan malam. Dengan rutinitas yang sudah direncanakan, agar di kecil dapat belajar menerima sesuatu lebih terstruktur, sehingga dapat membuat mereka lebih tenang dan fokus.

2.       Membuat peraturan

Anak hiperaktif tidak dapat dididik dengan cara yang santai. Mereka membutuhkan peraturan yang jelas dan konsisten. Oleh karena itu, penting menerapkan kedisiplinan dirumah. Jangan lupa dengan sistem memberi hadiah saat dia melakukan hal dengan benar dan memberikan hukuman saat dia melakukan sesuatu yang salah.

3.       Pola asuh anak hiperaktif dengan kesabaran

Memang banyak sekali tingkah anak kita yang membuat kesal. Meski begitu sebagai orang tua yang baik kita harus menunjukkan sikap yang tenang dan sabar. Jangan sampai karena kita emosi, kita memukul anak dan memarahinya dengan kasar.

4.       Menjauhkan si kecil dari gangguan

Hal-hal kecil yang mungkin tidak disadari dapat mengalihkan perhatian dan menganggu konsentrasi si anak. Itulah mengapa, orangtua perlu mengatur suasana nyaman disekitarnya terutama saat anak sedang mengerjakan sesuatu yang penting. Jangan memaksa anak untuk duduk tenang karena akan membuatnya semakin aktif. Kurangi gangguan disekitarnya untuk membuatnya lebih fokus pada pekerjaanyang sedang ia lakukan.